Dan aku disini
Berdiri dalam puncak tertinggi
Telingaku yang mendadak tuli
Terdesak akan tekanan kekuasaan Illahi
Dalam sudut yang dingin
Kuucapkan suatu keinginan
Suatu saat nanti
Kan kubawa kau kesini
Agar kemegahan dalam penglihatanku ini
Menjadi bagian dari penglihatanmu, oh kekasih hati...
.:Melbourne, Mount Dangdenong:.
PS: I Miss U Both So Bad
Saturday, September 20, 2003
Monday, September 15, 2003
Kegembiraannya menyiratkan kesedihan yang dalam
Mukanya berseri-seri tetapi jiwanya terlantar
Kata-kata menghibur dari mulutnya tak dapat menyembunyikan segumpal hati yang pilu
Wajar saja dia menyembunyikan semua prahara
Anggap itu tak pernah ada
Tapi jangan pernah dustai aku, Sobat!
Jiwaku dan jiwamu menyatu dalam sebuah kisah yang membuat nurani berlinang
Bila akhirnya rahasia cinta mulai menampakkan celahnya
Aku disini juga merasakan keterpurukanmu
Karena pada dasarnya dalam beda ada satu persamaan
Walau hanya setitik...
Begitu arifnya... Tak lekang oleh waktu
.:Melbourne, Phoenix Street:.
PS: menikmati jetlag
Mukanya berseri-seri tetapi jiwanya terlantar
Kata-kata menghibur dari mulutnya tak dapat menyembunyikan segumpal hati yang pilu
Wajar saja dia menyembunyikan semua prahara
Anggap itu tak pernah ada
Tapi jangan pernah dustai aku, Sobat!
Jiwaku dan jiwamu menyatu dalam sebuah kisah yang membuat nurani berlinang
Bila akhirnya rahasia cinta mulai menampakkan celahnya
Aku disini juga merasakan keterpurukanmu
Karena pada dasarnya dalam beda ada satu persamaan
Walau hanya setitik...
Begitu arifnya... Tak lekang oleh waktu
.:Melbourne, Phoenix Street:.
PS: menikmati jetlag
Sunday, September 14, 2003
Tuesday, December 11, 2001
Ketika senyum kehidupan menggantungkan kemegahannya diatas bukit pengetahuan
Misteri ketakutan akan ketidakcukupan memiskinkan hati yang tamak
Mengejar segala keserakahan bahkan sampai menyalib kehormatan
Memporak-porandakan harga diri
Akar-akar kegelapan tumbuh dengan subur membangun pondasi kesombongan
Tertawa-tawa dalam kenistaan tanpa sadar bahwa adanya bumerang kehancuran
Bilakah kau siap...
.:Melbourne, dan sebuah ego:.
PS: Ya Allah, miskinkan aku dari sifat takabur...
Misteri ketakutan akan ketidakcukupan memiskinkan hati yang tamak
Mengejar segala keserakahan bahkan sampai menyalib kehormatan
Memporak-porandakan harga diri
Akar-akar kegelapan tumbuh dengan subur membangun pondasi kesombongan
Tertawa-tawa dalam kenistaan tanpa sadar bahwa adanya bumerang kehancuran
Bilakah kau siap...
.:Melbourne, dan sebuah ego:.
PS: Ya Allah, miskinkan aku dari sifat takabur...
Monday, March 5, 2001
Disini aku berpijak
Pada keindahan yang tiada tara
Bahwa karyaMu wahai sang pencipta
Aku tak rela untuk beranjak
Oh dunia dalam hiruk pikuk
Kutitipkan kekagumanku ini
Kutau begitu banyak cela
Betapa aku ingin selalu bersyukur
.:Melbourne, Kampus VUT:.
PS: Ikutan lecture business. Ahakk...apa kabar kuliah gue?
Pada keindahan yang tiada tara
Bahwa karyaMu wahai sang pencipta
Aku tak rela untuk beranjak
Oh dunia dalam hiruk pikuk
Kutitipkan kekagumanku ini
Kutau begitu banyak cela
Betapa aku ingin selalu bersyukur
.:Melbourne, Kampus VUT:.
PS: Ikutan lecture business. Ahakk...apa kabar kuliah gue?
Tuesday, January 23, 2001
Jiwa ini melayang-layang tak pasti
Sedangkan ragaku berdiri pada sudut tak bertepi
Apakah aku bermimpi?
Kulihat sosok tua yang begitu kurindukan
Berdiri mengajakku bepergian
Dengan berbinar kuberikan kepastian
Oh bintang-bintang yang bertaburan
Begitu tinggi hasratku mengikuti langkahnya
Begitu ingin kubercerita dengannya
Setelah sekian lama
Dalam setengah tujuan
Dia malah menyuruhku pulang
Ah...aku jadi bimbang
Ada apakah gerangan
Dalam gundah aku terjaga
Senyuman dari orang-orang terkasih menyapa
Kurasa ini adalah rahasia sang pencipta
.:London, Pennine Drive and chest infection:.
PS: Tepat satu tahun setelah kepergian sahabatku. Ada apa denganku? It's new year already?
Sedangkan ragaku berdiri pada sudut tak bertepi
Apakah aku bermimpi?
Kulihat sosok tua yang begitu kurindukan
Berdiri mengajakku bepergian
Dengan berbinar kuberikan kepastian
Oh bintang-bintang yang bertaburan
Begitu tinggi hasratku mengikuti langkahnya
Begitu ingin kubercerita dengannya
Setelah sekian lama
Dalam setengah tujuan
Dia malah menyuruhku pulang
Ah...aku jadi bimbang
Ada apakah gerangan
Dalam gundah aku terjaga
Senyuman dari orang-orang terkasih menyapa
Kurasa ini adalah rahasia sang pencipta
.:London, Pennine Drive and chest infection:.
PS: Tepat satu tahun setelah kepergian sahabatku. Ada apa denganku? It's new year already?
Wednesday, December 20, 2000
Subscribe to:
Posts (Atom)