Wednesday, May 12, 2004

Sajak-sajak berjatuhan seiring hembusan angin malam
Ingin sekali kuikat dia dalam pelukan
Mengejarnya dalam impian
Dalam bata-batas akal

Andai dia menikmati indahnya malam bersamaku
Apakah hatinya juga ikut menikmati?
Aneh sekali rasanya bermain-main dengan pikiran yang begitu menyiksa batinku
Tetapi aku begitu takut

Dalam keramaian gelak tawaku bersamanya
Aku begitu cemas
Apakah aku sanggup mengisi hatinya
Padahal disaat itu dia mendekapku
Dan aku berkejaran dengan kesedihan diiringi tawa rembulan

Andai dihatinya aku dapat mengukir bahagia
Aku begitu ingin menjemput masa depan bersamanya


.:Bandung, dalam harap:.

PS: Buat seseorang yang begitu sabar dalam semua amarahku...
Alysha...
Dalam renungan aku bermimpi
Bidadari kecil rendah hati
Tanpa sedikitpun merendahkan martabatnya
Diajari untuk selalu mengasihi
Walaupun hanya lewat senyuman...yang ikhlas
Bahwa cinta bukan hanya tempat untuk bersenang-senang belaka
Tidak juga untuk merenggut nestapa

Alysha...
Bidadari kecil yang tulus
Tak gampang meminta betapa ingin memiliki
Mengisi hati tiap jiwa
Bahwa dalam setiap nadi adalah milik sang pencipta
Walaupun hanya satu nafas saja
Tak sanggup berpaling darinya

Oh Alysha...
Jangan pernah bangunkan aku


.:Bandung, mimpi yang indah:.

PS: Bila kau dititipkan-Nya kepadaku...kelak

Thursday, May 6, 2004

Sewaktu aku kecil...aku berangan-angan
Mempunyai adik kecil yang lucu
Yang bisa aku bawa...pamerkan kepada teman-temanku

Beranjak remaja...aku tak mau lagi adik kecil
Aku mau kakak perempuan
Tempat aku bercerita tentang segalanya

Tapi kini...aku tak mau keduanya
Karena aku telah mempunyai seorang kakak laki-laki
Dimana aku dibesarkan bersamanya
Tempatku memeluknya setelah aku berkelahi dengannya

Dalam marahnya...
Aku tau dia begitu menyayangiku
Dalam segala kekonyolannya...
Aku tau dia ingin menghiburku
Dalam perhatiannya...
Aku tau dia begitu memanjakanku

Aku benar-benar tak mau siapapun lagi sebagai saudaraku
Aku cuma mau kakak laki-lakiku
Karena aku begitu bangga memilikinya


.:Bandung, sibling:.

PS: Selamat ulang tahun ya 'Ka 11 May 2004
Aku sayang Kakak

Tuesday, May 4, 2004

Aku mengartikan cinta dengan sangat dangkal
Bahwa bila aku mencintainya...dia juga patut mencintaiku
Sampai akhirnya diriku merasa sakit
Tercabik-cabik oleh cinta yang harus terbalas

Menara keangkuhan mulai berdiri mendampingin kisi-kisi hati yang lara
Sementara aku merasa asing terhadap diriku sendiri

Kucoba arungi masa lalu
Rentangi kerinduan akan keindahannya
Walau dalam sunyi...dia adalah abadi
Dan cinta layak merangkulnya

Terseok-seok aku melangkah meninggalkan cinta yang sempit
Untuk mencari arti cinta yang lebih luas

Bahkan tanpa batas...

.:Bandung, dalam sunyi:.

PS: I'm so sleepy, but u make me happy

Thursday, April 1, 2004

Kesederhanaannya mengangkatku dari nestapa
Kebersahajaannya jauhkan aku dari bimbang belaka
Selalu ada cinta untukku walau kerap kucabik batinnya

Dan kini...
Keduanya mulai menua
Semoga kebahagiaan merangkul dalam senjanya...


.:Bandung, dalam penyesalan:.

PS: Buat Papa & Mamaku tersayang...

Wednesday, March 3, 2004

Aku bisa...
Ketika suatu malam terbangun dari mimpi buruk
Dan hal pertama yang kurasa
Kumengingat caramu tersenyum
Lalu akupun ikut tersenyum

Aku bisa...
Disaat peluh basahi tubuh ini
Kumengingat teduhnya sorot matamu
Dan tubuhku seakan berteduh

Aku bisa...
Sewaktu hanya melihat hitam dan putih
Dengan mengingat tawa candamu
Semuanya jadi seindah warna-warni pelangi

Terimakasih...
Untuk selalu berbagi kebisaan
Dan hidupku jadi sangatlah menakjubkan


.:Bandung, dalam hujan:.

PS: Lusa ke Jakarta... Yaay!

Friday, February 20, 2004

Merenungku sendiri mengenang lembar demi lembar perjalanan hidupku yang tiada henti
Tiap lapis demi lapis
Dari tertatih lalu tertawa
Hingga hati ini bertanya
Kemanakan bagian dari masa-masa terindah dalam hidupku?

Seakan waktu hanya milikku yang kugunakan sendiri dengan angkuh
Dan pahatan demi pahatan keriangan kuukir bersamanya

Aku tak mau disini tetapi disinilah aku memulai berdiri untuk lebih bertanggung jawab atas diriku sendiri
Disaat hitam melanda, dan tergugah keinginan untuk berhenti
Aku mulai letih

Tetapi keletihan itu tidak sebanding dengan keletihan-keletihan terpait yang pernah kumenangkan
Masa-masa terindah itu kembali datang mengulurkan tangan bahagianya
Kiranya aku tak mau berhenti mengenal dunia

.:Bandung, dalam sebuah renungan:.

PS: Ya Allah, semoga aku bisa membahagiakan kedua orangtuaku... Amin

Saturday, February 14, 2004

Aku ini adalah seonggok batu keangkuhan yang siap menjadi tumpuan orang lain untuk bersandar
Atas nama kemunafikan disini kuberharap ini semua tidak terjadi
Bahwa dirimulah manusia terindah yang kusadari

Dan ketika tubuhku yang terasa sakit
Saat tau bahwa dinding hatimu telah terukir oleh hiasan yang bukan karyaku
Dengan kedua bola mata ini kusaksikan cintaku terbenam bersama tenggelamnya matahari
Merajam perih istana hati yang telah kubangun berabad-abad untuk belajar mencintaimu

Walau harapan akan nadiku dialiri oleh cintamu masih selalu ada
Karena rasaku yang tak pernah usang
Ketika badai yang menakutkan itu berubah menjadi pelangi terindah dalam kisah hidupku
Kaulah satu-satunya tumpuanku saat tak mampu lagi berdiri untuk meraih cinta yang lain

Dan batu keangkuhan itu mulai terkikis perlahan...


.:Bandung, lagi-lagi tentang ego:.

PS: Heey... I love my life, tho!

Saturday, January 17, 2004

Mungkin delapan tahun itu masih singkat
Amat singkat bahkan
Delapan tahun itu berlalu begitu cepat
Delapan tahun penuh warna dan rasa
Memang tiada yang sempurna

Abadikah ini semua
Sampai hembusan dan detak terakhir
Lalu ketika sang pelaksana datang menjemput nyawa
Hingga duka yang tersiksa
Padahal masih banyak keinginan yang belum terlaksana

Delapan tahun itu adalah persinggahan
Persinggahan yang teramat nyaman
Sehingga ketika waktuku harus beranjak
Torehkan luka hati sampai terisak

Disuatu waktu
Dititi saat kita kembali bertemu
Lalu berseru...
"Dan persinggahan itu sangatlah indah "


.:Bandung, tentang sahabat:.

PS: Buat Agus "Igho " Salim, Esti Unita Riana,Indra Zistanto
Thanks for being my best friends...