Kegembiraannya menyiratkan kesedihan yang dalam
Mukanya berseri-seri tetapi jiwanya terlantar
Kata-kata menghibur dari mulutnya tak dapat menyembunyikan segumpal hati yang pilu
Wajar saja dia menyembunyikan semua prahara
Anggap itu tak pernah ada
Tapi jangan pernah dustai aku, Sobat!
Jiwaku dan jiwamu menyatu dalam sebuah kisah yang membuat nurani berlinang
Bila akhirnya rahasia cinta mulai menampakkan celahnya
Aku disini juga merasakan keterpurukanmu
Karena pada dasarnya dalam beda ada satu persamaan
Walau hanya setitik...
Begitu arifnya... Tak lekang oleh waktu
.:Melbourne, Phoenix Street:.
PS: menikmati jetlag
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment