Termangu aku menggigil
Menyaksikan karya-karya dari tangan terampil dan otak cerdasnya
Sehingga keindahan tampak begitu nyata
Padanya kekagumanku mendewa
.:London, Pennine Drive and the broken hearted:.
PS: Udah ditereakin buat saur
Apa kabar pujanggaku?
Unordinary witch?
Wednesday, December 20, 2000
Friday, October 13, 2000
Papa...Mama...
Begitu besar rasa cinta kalian terhadapku
Samakah besarnya seperti rasa cintaku terhadap kalian?
Mungkin dengan begitu percaya diri aku akan berkata...
"Aku sangat mencintai Papa Mama!"
Tetapi benarkah dalam kenyataannya?
Berjuta-juta kesalahan telah kuperbuat
Tetapi kalian selalu punya berjuta-juta maaf
Berjuta-juta luka yang telah kusayat dihati kalian
Tetapi dengan sabar kalian obati luka-luka itu
Papa...Mama...
Akankah aku kelak seperti kalian?
Mencintai anak-anakku dengan tulus
Memaafkan mereka dengan ikhlas
Mengobati luka hatiku dengan sabar...
Bisakah aku?
Sanggupkah aku?
Papa...Mama...
Mungkin rasa cintaku tidak sebesar rasa cinta kalian terhadapku
Tapi satu hal yang selalu aku yakini
Aku bangga memiliki kalian
Aku bahagia lahir dari cinta kasih kalian...
.:Bandung, dalam sebuah penyesalan:.
PS: Kamar kostku yang keren - H. Wasid 4
Begitu besar rasa cinta kalian terhadapku
Samakah besarnya seperti rasa cintaku terhadap kalian?
Mungkin dengan begitu percaya diri aku akan berkata...
"Aku sangat mencintai Papa Mama!"
Tetapi benarkah dalam kenyataannya?
Berjuta-juta kesalahan telah kuperbuat
Tetapi kalian selalu punya berjuta-juta maaf
Berjuta-juta luka yang telah kusayat dihati kalian
Tetapi dengan sabar kalian obati luka-luka itu
Papa...Mama...
Akankah aku kelak seperti kalian?
Mencintai anak-anakku dengan tulus
Memaafkan mereka dengan ikhlas
Mengobati luka hatiku dengan sabar...
Bisakah aku?
Sanggupkah aku?
Papa...Mama...
Mungkin rasa cintaku tidak sebesar rasa cinta kalian terhadapku
Tapi satu hal yang selalu aku yakini
Aku bangga memiliki kalian
Aku bahagia lahir dari cinta kasih kalian...
.:Bandung, dalam sebuah penyesalan:.
PS: Kamar kostku yang keren - H. Wasid 4
Sunday, September 10, 2000
Bila amarah dan emosi meraja
Meruntuhkan kuil-kuil kepercayaan
Menggeser kasih bermakna
Aku bahkan tak percaya
Atas apa yang terjadi
Begitu gelapnya hati ini
Begitu angkuhnya aku
Oh detik yang berdetak...
Sudikah kau
Bisikkan penyesalanku padanya
Aku bukan pencinta sejati
Tetapi dia memberiku arti
Dicintai layaknya sang putri
Selamat tinggal pujanggaku
Sampai jumpa dalam puisi-puisi indahmu
Sekeping pecahan hatiku, kutitipkan padamu
Semoga kau selalu ingat aku
.:Bandung, and the broken hearted:.
PS: Bye 27 August! U're just too good to be true
Meruntuhkan kuil-kuil kepercayaan
Menggeser kasih bermakna
Aku bahkan tak percaya
Atas apa yang terjadi
Begitu gelapnya hati ini
Begitu angkuhnya aku
Oh detik yang berdetak...
Sudikah kau
Bisikkan penyesalanku padanya
Aku bukan pencinta sejati
Tetapi dia memberiku arti
Dicintai layaknya sang putri
Selamat tinggal pujanggaku
Sampai jumpa dalam puisi-puisi indahmu
Sekeping pecahan hatiku, kutitipkan padamu
Semoga kau selalu ingat aku
.:Bandung, and the broken hearted:.
PS: Bye 27 August! U're just too good to be true
Monday, July 17, 2000
Sobat baikku...
Awal kebencianku mengikat dirimu menjadi sobatku
Kau rangkai persahabatan kita dengan gelak tawa
Kau jaga diriku, tak ternodai
Sejukkan dahaga hatiku
Amarahku tak menyusutkan rasa tulusmu
Hari-hariku penuh dengan nafasmu
Seakan kita takkan terpisahkan, anganku tersandar padamu
Sobat baikku...
Tanpa kuasa kau pergi menyayat luka yang dalam
Lelah jiwaku menangis menagih bahagia yang dulu tercipta
Pedih hatiku resapi kenangan yang dulu ada
Sobat baikku...
Terimakasih untuk kenangan indah yang telah kita lewati bersama
Kusudahi keterlenaanku akan pedih tanpamu
Semoga kau bahagia disana
Selamat jalan sahabatku...
Dedicated to Chairullah (Heru)
2 September 1980 - 23 January 2000
.:Bandung, in a deep lost:.
PS: Buat Heru... benci gue waktu tau lo udah gak ada! -Bagus Rangin 15-
Awal kebencianku mengikat dirimu menjadi sobatku
Kau rangkai persahabatan kita dengan gelak tawa
Kau jaga diriku, tak ternodai
Sejukkan dahaga hatiku
Amarahku tak menyusutkan rasa tulusmu
Hari-hariku penuh dengan nafasmu
Seakan kita takkan terpisahkan, anganku tersandar padamu
Sobat baikku...
Tanpa kuasa kau pergi menyayat luka yang dalam
Lelah jiwaku menangis menagih bahagia yang dulu tercipta
Pedih hatiku resapi kenangan yang dulu ada
Sobat baikku...
Terimakasih untuk kenangan indah yang telah kita lewati bersama
Kusudahi keterlenaanku akan pedih tanpamu
Semoga kau bahagia disana
Selamat jalan sahabatku...
Dedicated to Chairullah (Heru)
2 September 1980 - 23 January 2000
.:Bandung, in a deep lost:.
PS: Buat Heru... benci gue waktu tau lo udah gak ada! -Bagus Rangin 15-
Sunday, July 2, 2000
Malam ini...
Atau tepatnya lewat tengah malam ini
Sayup-sayup terdengar lagu kesayanganku di radio
Ntah apa sebenarnya yang sedang aku rasakan
Umurku telah bertambah satu
Satu tahun juga telah kulewati dikota kecil ini
Banyak cerita yang telah kujalani
Rasa sedih kehilangan seorang sahabat masih menyayat hati
Perih tak terperi
Diriku sendiri bertanya
Mengapa aku begitu merindukannya
Mengapa dia...
Dia yang tak ada
Padahal aku mencintai seseorang
Dan seseorang juga mencintaiku
Apakah aku begitu kehilangan dirinya?
Adilkah semua ini?
Mungkin adil...
Bahkan teramat!
Jauh kulihat kebawah
Paling tidak aku pernah merasakan kehadirannya
Begitu murni...
Begitu putih...
Seperti petikan dawai biola
.:Bandung, in a truly deeply lost:.
PS: Happy birthday my self!
Hiks...sedih...
Atau tepatnya lewat tengah malam ini
Sayup-sayup terdengar lagu kesayanganku di radio
Ntah apa sebenarnya yang sedang aku rasakan
Umurku telah bertambah satu
Satu tahun juga telah kulewati dikota kecil ini
Banyak cerita yang telah kujalani
Rasa sedih kehilangan seorang sahabat masih menyayat hati
Perih tak terperi
Diriku sendiri bertanya
Mengapa aku begitu merindukannya
Mengapa dia...
Dia yang tak ada
Padahal aku mencintai seseorang
Dan seseorang juga mencintaiku
Apakah aku begitu kehilangan dirinya?
Adilkah semua ini?
Mungkin adil...
Bahkan teramat!
Jauh kulihat kebawah
Paling tidak aku pernah merasakan kehadirannya
Begitu murni...
Begitu putih...
Seperti petikan dawai biola
.:Bandung, in a truly deeply lost:.
PS: Happy birthday my self!
Hiks...sedih...
Subscribe to:
Posts (Atom)