Dari batas kata yang tak lekang oleh waktu
Bertanduk rindu
Beratap rasa
Damai
Lalu mengapa ada gemuruh
Kepayahan
Tak berkata
Sepi
Mencari seribu jawaban
Dan seratus alasan
Atas sejuta ketidakpahaman
Puaskah?
.:AK:
Kelapa Gading, dalam rintik
Hmmpphh...semoga tak ada trauma padamu, sayangku...
Sunday, October 21, 2007
Wednesday, June 20, 2007
Tuhan...
Tolong pegang tangan ini
Aku sudah mulai buta
Renggutlah jiwa ini
Hingga tak berkata
Lelah Tuhan...
Engkau Maha Tau
Lara ini
Aku pulang
Mencari cinta yang hilang
Jakarta, DALAM KELAM
Tolong pegang tangan ini
Aku sudah mulai buta
Renggutlah jiwa ini
Hingga tak berkata
Lelah Tuhan...
Engkau Maha Tau
Lara ini
Aku pulang
Mencari cinta yang hilang
Jakarta, DALAM KELAM
Friday, May 11, 2007
Monday, April 9, 2007
Aku memilih mengalah untuk menang
Daripada menang tetapi kalah
Kalah mempertahankan apa yang sudah aku pilih
Terlebih, kalah untuk mempertahankan apa yang telah aku raih
Cintaku padanya...
Pada anak-anakku...
Walau kadang hati ini salah menduga
Semoga mengalahku ini memang untuk menang
Daripada menang tetapi kalah
Kalah mempertahankan apa yang sudah aku pilih
Terlebih, kalah untuk mempertahankan apa yang telah aku raih
Cintaku padanya...
Pada anak-anakku...
Walau kadang hati ini salah menduga
Semoga mengalahku ini memang untuk menang
Sunday, May 21, 2006
Jangan kau datang
Untuk coba sentuh hati ini
Hanya ragu yang ada didalam kalbu
Bilakah cinta itu memang ada
Bilakah kau tidak mengkhianatiku...
Seperti dia yang lalu...
Untuk coba sentuh hati ini
Hanya ragu yang ada didalam kalbu
Bilakah cinta itu memang ada
Bilakah kau tidak mengkhianatiku...
Seperti dia yang lalu...
Saturday, January 7, 2006
Aku ingin...
Tetap bisa memeluknya
Tetap bisa menciumnya
Tetap bisa menjadi bagian dari hari2nya
Tetap bisa (mungkin) menjadi bagian dari hatinya
Bisa menjadi sahabatnya
Menjadi pelipur hatinya
Mungkin sedikit dicintainya dengan sepenuh hati... (dan bukan hanya di bibir saja)
Disaat lara menyapanya, aku menjadi orang yang dia butuhkan
Dan saat maut menyapa, aku ingin mendahuluinya .... (karna aku tak sanggup lagi terluka)
Aku ingin...
Tetap bisa mencintainya
Dengan caraku sendiri
Tetap bisa memeluknya
Tetap bisa menciumnya
Tetap bisa menjadi bagian dari hari2nya
Tetap bisa (mungkin) menjadi bagian dari hatinya
Bisa menjadi sahabatnya
Menjadi pelipur hatinya
Mungkin sedikit dicintainya dengan sepenuh hati... (dan bukan hanya di bibir saja)
Disaat lara menyapanya, aku menjadi orang yang dia butuhkan
Dan saat maut menyapa, aku ingin mendahuluinya .... (karna aku tak sanggup lagi terluka)
Aku ingin...
Tetap bisa mencintainya
Dengan caraku sendiri
Tuesday, August 2, 2005
Subscribe to:
Posts (Atom)
