Sunday, October 16, 2011

Jarak menuju setapak
Berjinjit menghapus jejak
Menyeruak membelah jajaran pinus
Akar kokoh bumi yang dihunus

Bimbang mencabik cabik pongah
Menyatu bisu menjerit terengah
Hirup nafasnya menggebu
Pada akhirnya dia adalah satu


.: Jakarta, dalam gerimis :.

Saturday, January 8, 2011

Would you walk with me until the end?

... would you?



.: Jakarta, and I miss you so :.

Saturday, December 26, 2009

Episode hujan tak pernah berkhianat
Tetes tetes cinta jatuh membuncah... ruah
Ragu aku dalam tanya
Mengapa usang selalu membawa ceria?
Menumpahkan tinta hingga menjelma kata kata
Mengapa cinta selalu membawa tanya?
Hingar bingar rasa berkecamuk didalam dada

Bintang kali ini mengalah pada hujan
Membiarkannya tergelak ramai menjauhi langit
Menari nari menuju bumi dengan sengit
Lalu tanah memeluk rindu menghapus dahaga
Episode hujan lagi lagi mengusik cerita

Cinta, cita, bahagia
Masih perlukah ada nestapa?


.: Jakarta, dalam hujan :.

PS:Rain never fails to make me happy...

Thursday, July 2, 2009

Mungkin aku berlayar menuju janubi
Dengan tawa berderai
Satu lagi episode binal
Janggal

Siapakah kamu?
Bagaikan jantur meneriakan cinta
Lalu kamu jemu?
Sosok pongah bertahta

Ya...
Rasa itu selalu ada


.: Jakarta, at the end of twenty :.

Monday, January 14, 2008


Pelangi kali ini adalah tandu
Masuk dalam relung yang membatu
Menyeruak beranjak pilu
Menyayat bulir bulir sewindu
Lalu aku tergugu

Dayang dayang bersenandung syahdu
Abaikan semua sembilu
Pada ragu
Pada abu abu
Aku rindu

Kamu...


.: Jakarta, tentang sebuah rindu :.

Monday, January 7, 2008

Sehangat sapamu di pagi hari
Menyelimuti diri dari dinginnya hati ini

Sepanas baramu di tengah hari
Bakar semangat koyahkan keterlelapanku selama ini

Seiring detik berdetak di senja hari
Kuingin selalu mencintaimu sepenuh hati

Bersamamu duhai matahariku
Aku rela mengukur waktu


.: Jakarta, dan sebuah anugrah :.

PS: For my lovely son, Thaariq n Athaaya...I Think the world of you!

Sunday, October 21, 2007

Dari batas kata yang tak lekang oleh waktu
Bertanduk rindu
Beratap rasa
Damai

Lalu mengapa ada gemuruh
Kepayahan
Tak berkata
Sepi

Mencari seribu jawaban
Dan seratus alasan
Atas sejuta ketidakpahaman
Puaskah?


.: Jakarta, dalam rintik :.

PS: semoga tak ada trauma padamu, sayangku...